Pages

Selasa, 20 September 2011

Lenggeran


Lenggeran adalah seni tradisional dari daerah Banyumas yang terdiri atas seni tari dan dialog. Jenis kesenian rakyat ini biasanya di gelar di lapangan terbuka atau dihalaman rumah orang yang mempunyai hajatan. Tarian ini terdiri dari minimal 2 orang penari lengger ( wanita ) dan ditambah 1 orang badut ( laki-laki) yang muncul saat pertengahan pertunjukkan. Musik pengiring tari Lengger adalah calung Banyumas yang sebagian besar alat ini terdiri dari gamelan. Di akhir pertunjukkan biasanya penonton dibolehkan untuk ikut menari dengan lengger sambil memberikan saweran kepada penari lengger tersebut.


Sebenarnya pergelaran lengger secara utuh itu sama saja seperti seni drama tradisional yang ditambah seni tari dan dialog, namun yang menjadi pusat perhatian hanya seni tarinya saja.



Urutan dari adegan pertunjukkan lengger tersebut adalah :
a. babak lenggeran (perkenalan)
b.babak badutan (permasalahan awal dengan lakon)
c.babak jaran calung (permasalahan yang meruncing/krisis)
d.babak baladewan (penyelesaian)

Semua adegan-adegan tersebut mempunyai nilai-nilai yaitu : estetika, kepercayaan, perjuangan, kejujuran,, kemanusiaan dan nilai-nilai ketaatan kepada ruh para leluhur. Jaman dahulu, lengger mempunyai kesan yang kurang baik karena sering disamakan dengan tari ronggeng, tapi jaman sekarang sudah berubah, bahkan banyak sekali  bermunculan grup-grup lengger profesional yang biasanya diundang dalam acara-acara resmi. Grup-grup lengger jaman sekarang mempunyai struktur organisasi yang bagus. Ada pembina, ketua yang tugasnya memimpin kegiatan latihan, gladi resik dan tata pementasan.