Pages

Selasa, 22 November 2011

tulang

Gerak adalah suatu tanggapan terhadap rangsangan baik dari dalam maupun dari luar yang disebabkan oleh kontraksi otot yang menggerakan tulang. Jadi gerak merupakan kerja sama antara tulang (alat kerja pasif) dan otot (alat kerja aktif)
1.       Jenis-jenis tulang :
a.       Tulang rawan
Tulang rawan mengandung sedikit zat kapur sehingga lunak. Biasanya terdapat pada bayi, dan bagian-bagian tertentu pada kerangka dewasa.
b.      Tulang keras
Merupakan bagian utama pada kerangka dewasa. Terdiri dari sedikit sel-sel, dan matriknya diperkuat dengan zat kapur, sehingga kuat dan keras. Berdasarkan strukturnya, tulang keras dibedakan menjadi tulang kompak (padat) dan tulang spon. Berdasarkan bentuknya dibedakan menjadi tulang pipih, tulang pendek dan tulang panjang.

Fungsi tulang
a.       Untuk menggerakan tubuh dan menentukan bentuk tubuh.
b.      Melindungi alat-alat tubuh yang penting  dan lemah.
c.       Tempat melekatnya otot-otot.
d.      Tempat pembentukan sel darah merah dan sel darah putih.
e.      Alat gerak pasif


2.       Pengertian, jenis dan cara kerja otot
Otot merupakan alat gerak aktif. Otot mmapu menggerakan tulang karena mmepunyai kemampuan berkontraksi.

Jenis-jenis otot :

-          Otot polos
-          Otot rangka / otot lurik
-          Otot jantung (miokardium)

Dengan adanya protein khusus aktin dan miosin, oto bekerja dengan berkontraksi dan relaksasi. Cara kerja otot dapat dibedakan anatagonis atau berlawanan ( satu berkontraksi, satu berelaksasi. Contoh trisep dan bisep). Sinergis atau bersamaan (kedua otot berkontraksi atau kedua otot berelaksasi. Contoh : otot dada, otot perut).

3.       Pengertian dan jenis-jenis persendian
                                                        
Persendian  adalah hubungan antara dua tulang atau lebih. Dibedakan menjadi 2 yaitu :
A.      Hubungan sinartosis
Sinkondrosis ( dihubungkan oleh tulang rawan) contoh hubungan tulang rusuk dengan tulang dada.
Sinfibrosis ( dihubungkan dengan jaringan ikat fibrosis) contoh hubungan antara tulang-tulang temgkorak.
B.      Hubungan diartosis
Hubungan antar tulang ini memungkinkan terjadinya gerak karena pada ujung-ujung tulang terdapat lapisan tulang rawan hyalin, yang dilumasi dengan cairan synovial meliputi :
a.       Sebdi engsel :
Ruas-ruas jari, siku, lutut.
b.      Sendi putar :
Tulang hasta dengan pengumpil, tulang kepala dengan tulang atlas.
c.       Sendi pelana :
Ruas-ruas jari dengan telapak kaki.
d.      Sendi peluru :
Tulang lengan dengan gelang bahu, tulang paha dengan tulang panggul.
e.      Sendi kaku :
Tulang-tulang pergelangan tangan, tulang-tulang pergelangan kaki.
4.       Kelainan-kelainan pada tulang
a.       Kelainan tulang karena kebiasaan yang salah :
Lordosis : tulang punggung yang terlalu bengkok ke depan.
Kiposis : tulang punggung yang terlalu bengkok ke belakang.
Skolisis : tulang punggung yang bengkok ke kiri atau ke kanan.
b.      Kelainan tulang karena kekurangan gizi :
Kekurangan vitamin D, zat kapur, dan fosfor dapat menimbulkan :
Frakuta (patah tulang), firusa (retak tulang), arthrits (radang sendi), memar.
Bagian terpenting dalam  alat gerak adalah suatu tanggapan terhadap rangsangan baik dari dalam maupun dari luar. Gerak pada manusia disebabkan oleh kontraksi otot yang menggerakan tulang. Gerak merupakan kerjasama antara tulang dan otot.