Pages

Tampilkan postingan dengan label pengertian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengertian. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Oktober 2011

TARI TRADISIONAL

A. Pengertian Tari Tradisional

Tari tradisional adalah semua tarian yang telah mengalami perjalanan sejarah yang cukup lama dan selalu bertumpu pada pola-pola tradisi yang telah ada.. Melalui gerakan-gerakan tubuh yang indah dapat disampaikan cerita yang banyak mengandung nilai moral dan sosial yang terkandung dalam tari tradisional tersebut.
BAB I

B. Jenis Tari Tradisional
Di Indonesia tari tradisional dibagi menjadi 3 jenis yaitu :
a. Tari Primitif
Yaitu tari yang hidup dan berkembang pada masa peradaban masyarakat di daerah pedalaman. Dan secara koreografis tarian ini masih sangat sederhana, baik dilihat dari gerak, tata rias, busana serta iringannya.
b. Tari Kerakyatan
Yaitu yang hidup dan berkembang di daerah pedesaan dan masih berpijak pada kebudayaan primitif.
c. Tari Klasik
Yaitu sebuah tari yang semula berkembang dikalangan raja dan bangsawan yang telah mencapai kristalisasi artistik yang tinggi serta telah menempuh perjalanan sejarah yang cukup panjang sehingga memiliki nilai tradisional.

Seni tradisional merupakan warisan budaya bangsa yang sangat berharga, untuk itu sebagai generasi muda harus ikut melestarikannya agar tidak punah. Dan sebagai generasi penerus bangsa kita harus bangga memiliki berbagai jenis tari tradisional yang melahirkan tari primitif, tari kerakyatan dan tari klasik yang mampu bertahan sehingga menjadi aset budaya bangsa dan mampu menunjukkan cirri khas setiap daerah di Indonesia.

Selasa, 20 September 2011

latihan kesabaran dengan tari klasik gaya jogja



Tari adalah sebuah gerakan badan atau olah tubuh yang berasal dari dalam hati, bukan hanya belajar teknik menari tetapi juga belajar karakter. Dari tari gaya jogja ada unsur terpenting yaitu yang namanya wirama, wirasa, wiraga.

Tari klasik gaya jogja berbeda dengan tarian balet. Didalam menari harus ada rasa memiliki, spiritualitas dan menjiwai, semuanya harus menggunakan perasaan. Dengan menggunakan perasaan juga menjadi kesulitan tersendiri diawal proses belajar. Jiwa tari klasik lebih kedalam dan sepi. Selain itu tari klasik dulu dengan sekarang berbeda. Dulu tari klasik gaya jogjya memiliki durasi yang panjang, lebih dihargai dan sakral. Bahkan konon tari ini memiliki arti penting didalam kraton. Sedangkan dalam arti pendidikan tari mampu melatih kesabaran, hal ini sangatlah penting.



Saat ini, tari klasik gaya jogja sering ditarikan diluar tembok kraton. Namun hanya sedikit masyarakat yang tertarik dan peduli dengan tarian jenis ini. Mengajarkan tari ini sejak dini kepada anak-anak disekolah agar mereka memiliki dasar dan juga bisa ditampilkan dalam beragam acara. Hal ini setidaknya bisa sedikit mengangkat tari klasik kembali dipermukaan.


Definisi Tari



Unsur utama yang paling pokok dalam tari adalah gerak tubuh manusia yang sama sekali lepas dari unsur ruang, dan waktu, dan tenaga.



Tari adalah keindahan ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan berbentuk gerak tubuh yang diperhalus melalui estetika.

Beberapa pakar tari melalui simulasi di bawah ini beberapa tokoh yang mendalami tari menyatakan sebagai berikut.
Haukin menyatakan bahwa tari adalah ekspresi jiwa manusia yang diubah oleh imajinasi dan diberi bentuk melalui media gerak sehingga menjadi bentuk gerak yang simbolis dan sebagai ungkapan si pencipta (Haukins: 1990, 2). Secara tidak langsung di sini Haukin memberikan penekanan bahwa tari ekspresi jiwa menjadi sesuatu yang dilahirkan melalui media ungkap yang disamarkan.