Pages

Selasa, 22 November 2011

osteologi

A.    Pengertian
Osteologi berasal dari bahasa Yunani yaitu Osteon (tulang) dan Logos (ilmu). Jadi Osteologi adalah ilmu anatomi yang mempelajari tentang tulang dari semua makhluk hidup.
B.     Fungsi tulang :

1.      Menggambarkan bentuk tubuh.
2.      Penentuan tinggi seseorang
3.      Perlindungan organ tubuh yang lunak
4.      Tempat melekatnya otot.
5.      Sebagai alat gerak pasif.
6.      Menghasilkan sel drah.
7.      Tempat penimbunan mineral.

C.     Struktur tulang (skeleton)
Tulang-tulang penyusun rangka ada yang bersifat keras dan ada yang bersifat lentur. Berdasarkan jenisnya tulang dibedakan menjadi 2 yaitu :
1.      Tulang rawan
Tulang rawan terbentuk dari jaringan tulang rawan. Sel-sel penyusun jaringan tulang rawan disebut kondrosit. Kondrosit sangat banyak mengeluarkan bahan berupa kondron. Tulang rawan mengandung banyak zat perekat (kolagen) dan sedikit zat kapur sehingga tulang rawan bersifat lentur dan lunak. Dibedakan menjadi :
a.       Tulang rawan hialin
b.      Tulang rawan serat
c.       Tulang rawan elastis


2.      Tulang keras
Tulang keras atau osteon disebut juga tulang sejati yang banyak mengandung zat kapur dan sedikit zat perekat. Menurut bentuknya tulang keras dibedakan menjadi 3 yaitu :
a.       Tulang pipa
b.      Tulang pipih
c.       Tulang pendek
D.    Pembagian tulang
Tulang-tulang penyusun manusia saling berhubungan anatara yang satu dengan yang lainnya. Masing-masing tulang mempunyai ukuran yang berbeda-beda. Tulang-tulang penyusun rangka dibedakan menjadi :
a.       Tulang tengkorak
b.      Tulang badan
c.       Tulang-tulang anggota gerak

E.     Gangguan pada tulang
1.      Kelainan sejak lahir, misalnya kaki berbentuk O, X, sejajar
2.      Gangguan infeksi :
a.       Artritisekudatif : rasa nyeri pada tulang bila digerakkan akibat peradangan pada selaput sendi.
b.      Artritissika : rasa nyeri pada tulang sewaktu digerakkan akibat kekurangan minyak synovial.
c.       Penyakit kelamin goronea atau syphilis
d.      Infeksi yang kronis pada beberapa penyakit dapat menyebabkan kaku-kaku pada sendi.
e.       Penyakit polio pada anak-anak disebabkan oleh virus.
3.      Kelainan tulang pada sistem persendian :
a.       Selaput tulang rusak, robek, memar.
b.      Lepasnya ujung tulang dari bongkol sendi.
c.       Patah tulang dan retak tulang.
d.      Nekrois : matinya sel-sel tulang.
4.      Kebiasaan posisi tubuh yang salah pada waktu yang lama sewaktu masa pertumbuhan anak :
a.       Lordosis : tulang belakang melengkung ke depan.
b.      Kifosis : tulang belakang melengkung ke belakang.
c.        Skoliosis : tulang belkang melengkung kesamping.